ABDURRAHMAN HADI
ROKOK dengan caranya yang ‘halus’ telah menipu mentah - mentah orang yang kurang cerdas menggunakan otaknya.
(Source: photooverload, via kurniawangunadi)
George Lakoff Õs Moral Politics: What Conservatives Know That Liberals
Industri rokok adalah predator, polutan kesehatan dan keselamatan kita. Ini merupakan tanggung jawab pemerintah pemerintah untuk merawat dan membantu melawan korupsi industri tembakau!
oleh: Westra Tanribali (IR student)
Ambisi Turki untuk menjadi negara yang paling berpengaruh di Timur Tengah, sekalius menjadi jembatan penghubung negara dan budaya barat dengan negara-negara Arab dan budaya islam, tidak hanya dijalankan melalui taktik dan jalan politik saja. Diplomasi yang dilakukan oleh para petinggi negara, juga dibarengi dengan adanyacultural diplomacy yang dijalankan oleh masyarakat Turki kepada negara-negara lain. Hal ini didasarkan pada pemikiran bahwa pada dasarnya, politik dan budaya sebenarnya bisa berjalan beriringan dan saling membantu dalam mencapai tujuan negara. Prinsip tersebutlah yang kemudian membuat Turki menggencarkan soft powernya melalui serial tv ataupun sinetron pada negara-negara seperti negara-negara di Timur Tengah, Afrika Utara, negara-negara Balkan, dan negara-negara Kaukakus.
Contoh dari sinetron atau serial tv tersebut adalah Magnificent Century, Forbidden Love, Noor, Valley of the Wolves, Gümüş dan sebagainya, merupakan serial tv yang terkenal dan sangat digemari di negara-negara yang telah disebutkan diatas. Misalnya seperti yang dialam oleh serial tv Noor yang ditonton lebih dari 85 juta penonton dari Maroko hingga Syria. Menurut survey dan penelitian yang dilakukan oleh Turkish Weekly pada tahun 2011, sekitar 78% dari responden di Timur Tengah dan Iran dilaporkan telah menonton sinetron atau serial tv Turki. Melihat hal ini tentu saja kita bisa simpulkan, bahwa begitu besarnya pasar dan konsumen dari serial tv atau sinetron ini, yang kemudian dapat dijadikan Turki sebagai salah satu pendapatan yang begitu besar bagi negaranya dalam hal ekonomi, juga dapat digunakan oleh Turki sebagai instrument soft power untuk menanamkan nilai-nilai yang Turki inginkan pada masyarakat atau penonton tv series atau sinetron ini.
Pada dasarnya, Turki menggunakan tv serial dan sinetron ini sebagai alat atau instrument mereka dalam memasukan nilai-nilai tertentu pada benak penonton. Serial tv dan sinetron-sinetron Turki pada umumnya menceritakan tentang kemodernitasan masyarakat Turki yang dibalut dalam cerita yang bernuansa islam. Misalnya, dalam serial tv Gümüşyang menyajikan peran gender yang idealdalam setting budaya negara-negara Arab dan Balkan. Serial tv ini juga memperlihatkan kota Istanbul sebagai kota yang menarik, eksotis, dan trend setting.
Dampak dari Soft Power
Suatu hal yang tangible atau secara kasat mata dapat dilihat, dari dampak yang dibuat oleh serial tv tersebut adalah dampak pada pemasukan kas negara. Hal ini misalnya terlihat dari stau episode dari serial tv atau sinetron Turki dapat terjual hingga $5,000 - $15,000. Tentu saja jumlah ini bukanlah jumlah yang sedikit. Terlebih, karena cerita yang ditawarkan oleh serial tv ini merupakan perpaduan antara moderintas barat dan islam, ini lah yang membuat film ini sangat digemari, terutama di Timur Tengah. Hal ini karena masyarakat Timur Tengah menyukai bahwa ada negara islam yang dapat membuat film dengan modernitas a la barat. Karena serial tv dan sinetron ini begitu digemari, oleh karena itulah adanya permintaan yang sangat besar dari masyarakat Timur Tengah, dan menjadi sebuah ketergantungan akan serial tv ini. Ketika terjadi sebuah ketergantungan walau dalam hal serial tv saja, hal ini tentu akan menguntungkan Turki karena bisnis serial tv nya berarti akan terus berlangsung.
Dampak kedua yang dihasilkan adalah serial tv ini dapat merubah cara pandang terhadap Turki. Bagi negara-negara di Timur Tengah, serial tv ini sangat berperan dalam merubah citra negara Turki. Citra tersebut adalah bentukan dari visualisasi serial tv atau sinetron Turki tersebut. Selain itu juga, melalui serial-serial tv ini pula, Turki berhasil menjadikan Istanbul sebagai kota impian yang menarik, eksotis, dantrend setting bagi masyarakat Timur Tengah, sebagaimana kota-kota di Amerika dalam film-film Hollywood. Hal ini tercermin dari meningkat pesatnya turis-turis yang datang ke tempat-tempat pengambilan gambar film-film tersebut.
Selain itu pula, sesuatu hal yang dirasa penting adalah munculnya Turki sebagai model politik untuk negara-negara arab setelah Arab Spring. Sebagaimana yang kita ketahui, beberapa waktu lalu telah terjadinya pergolakan dan perubahan pemerintahan dari negara-negara di Arab. Model politik dan pemerintahan dahulu, dirasa tidak lagi memberikan keuntungan bagi masyarakat negara-negara tersebut, sehingga membuat masyarakat bergejolak. Serial tv Turki yang memperlihatkan perdamaian, kesetaraan gender yang ideal, dan modernitas kehidupan masyarakat tanpa kehilangan nilai-nilai islam dalam kehidupan bermasyarakat, membuat sebagian orang berfikir untuk menjadikan Turki sebagai model pola pemerintahan yang baru setalah Arab Spring. Hal ini tentu saja merupakan suatu bentuk pengaruh yang diciptakan oleh Turki dalam mempengaruhi politik negara-negara di Timur Tengah.
(Source: 500daysofzyrah, via kuntawiaji)